Refleksi: Januari 2002
Selasa 29 Januari 2002
Ramalan
Mumpung masih di awal tahun, kali ini kita akan berbincang tentang ramalan. Alkisah, di jaman Yunani kuno, untuk mengetahui tentang peruntungannya, orang-orang akan mendatangi Oracle. Oracle--menurut terminologi Yunani kuno--adalah sebutan untuk pria atau wanita yang diyakini dapat berkomunikasi langsung dengan Dewa-Dewa mereka. Konon Oracle yang paling terkenal adalah Oracle dari Dewa Apollo di kuil Delphi.
Saat seseorang mendatangi Oracle di Delphi untuk bertanya kepada para Dewa, seorang pendeta wanita akan mendengarkan pertanyaannya. Sang pendeta wanita kemudian berlalu dan lantas akan menyendiri di sebuat ruangan bawah tanah di kuilnya. Disini ia akan mengalami trance atau kadang-kadang tertidur lelap dan kemudian mulai berbicara. Seorang pendeta pria akan mencatat segala ucapannya dan kemudian akan menyampaikannya kepada si "pasien".
Oracle biasanya dianggap sebagai orang yang sangat bijaksana sehingga ucapannya tidak mungkin salah. Kalaupun ternyata ucapannya meleset, maka mereka akan mengatakan kalau si pasienlah yang tidak mampu untuk mengartikan ucapannya secara benar.
Kembali ke abad 21. Walaupun zaman telah semakin maju, nyatanya praktek ramal-meramal dengan modus yang serupa masih banyak ditemui di mana-mana, tapi kali ini kita tidak lagi berbincang tentang ramalan :).
Oracle, Delphi, dan Apollo dalam pengertian aslinya memang sudah tinggal sejarah, tapi nama-nama ini masih sering disebut-sebut pada masa ini. Oracle saat ini dikenal sebagai program database berskala besar yang biasanya digunakan dalam jaringan, sementara nama Delphi diabadikan untuk bahasa pemrograman visual untuk OS Windows yang merupakan pengembangan dari bahasa Pascal di era DOS, sedangkan Apollo, kita semua tentu masih ingat, adalah nama untuk satu seri penerbangan antariksa Amerika Serikat yang bertujuan untuk mendaratkan manusia di permukaan bulan.
Selasa 22 Januari 2002
Penamaan Prosesor
Semula, Intel sebagai pelopor industri mikroprosesor untuk PC menamai produk-produk processornya dengan menggunakan nomor seri, dimulai dari 8086/8088 yang dikenal sebagai PC XT, berlanjut dengan 80286 (PC AT), dan kemudian seri 80386 SX/DX dan terakhir 80486 SX/DX/DX2/DX4. Celakanya, penamaan semacam ini juga ditiru oleh pesaing-pesaingnya semacam AMD dan Cyrix untuk menamai procesor-processor produksinya.
Setelah gagal memperkarakan pesaingnya ke pengadilan untuk urusan penamaan, Intel akhirnya "banting setir" dengan meninggalkan penamaan dengan nomor seri dan mulai menggunakan merek dagang bagi produk-produk processor generasi selanjutnya. Intel memilih nama Pentium untuk menamai produk processor generasi kelima yang mereka produksi. Nama ini kemudian dipatenkan sehingga tidak dapat digunakan oleh para pesaingnya.
Pentium lantas dikembangkan menjadi Pentium Pro dan Pentium MMX. Generasi selanjutnya muncul sebagai Pentium II, Pentium !!! dan Pentium 4 (cara penulisannya mengikuti standar Intel). Selain nama Pentium, Intel juga memegang paten atas nama Celeron untuk versi murah dari Pentium II dan Xeon sebagai varian processor Pentium II dan Pentium !!! untuk keperluan server.
AMD sebagai salah satui pesaing Intel juga tidak mau ketinggalan. Setelah terakhir kalinya mengkloning nama DX4 untuk processor varian 80486 produksinya, perusahaan ini mulai menggunakan nama K5 untuk processor kompatibel Pentium. Berikutnya berturut-turut muncul AMD K6, Athlon, Duron dan Thunderbird.
Beredarnya processor dengan nama-nama "aneh" ini, menandai berakhirnya era sistem penamaan processor yang menggunakan nomor seri dan istilah-istilah teknis yang membingungkan, berganti dengan merek dagang yang sewaktu-waktu dapat dipampangkan pada poster yang menghiasi toko-toko komputer maupun diiklankan pada media cetak maupun elektronik.
Sabtu 19 Januari 2002
Tomorrow
Just thinkin' about; Tomorrow
Clears away the cobwebs; And the sorrow
Till there's none!
When I'm stuck a day; That's gray; And lonely,
I just stick out my chin; And Grin; And Say,
Oh; The sun'll come out; Tomorrow
So ya gotta hang on; 'Til tomorrow
Come what may; Tomorrow!
Tomorrow! I love ya; Tomorrow!
The sun'll come out; Tomorrow
Bet your bottom dollar;
That tomorrow; There'll be sun!
Just thinking about; Tomorrow
Clears away the cobwebs
And the sorrow; 'Til there's none!
Solo for the President .....!
When I'm stuck with a day; That's gray and lonely
I just stick out my chin; And grin, and say--
The sun'll come out; Tomorrow
So ya gotta hang on; 'Til tomorrow
Come what may; Tomorrow!
Tomorrow!; I love ya; Tomorrow!
You're always a day away; Tomorrow;
Tomorrow; I love ya tomorrow; Tomorrow
You're always a day away!
TOMORROW
(From "Annie")
Selasa 15 Januari 2002
Bintang Ganda
Bintang ganda merupakan salah satu objek pengamatan yang penting dalam ilmu astronomi modern. Diperkirakan lebih dari 50% bintang yang kita kenali sebenarnya merupakan sebuah sistem bintang ganda. Sistem bintang ganda sendiri dibedakan atas dua kelas, yakni bintang ganda jauh dan dekat. Bintang ganda jauh adalah bintang ganda yang tampak terpisah ketika diamati dengan teleskop. Bintang ganda ini relatif lebih klasik, kurang menyajikan pengetahuan fisik bintang bagi astronom. Studi objek ini lebih banyak berkisar pada penentuan orbit, massa, struktur komponen-komponen, dan evolusi yang pada dasarnya memberikan tambahan data pada katalog-katalog bintang serupa yang sudah dipublikasikan.
Periode orbit bintang ganda jauh mencapai puluhan hingga ribuan tahun. Sebagai contoh, sistem bintang ganda Alpha Centauri memiliki periode orbit 80 tahun. Mengingat umur manusia rata-rata 70 tahun, maka maksimal hanya sekali manusia dapat menyaksikan perputaran bintang itu. Periode orbit berikutnya, maaf saja, tidak bisa disaksikan lagi. Karena itu tidak begitu banyak astronom tertarik untuk menelitinya.
Sementara pada bintang ganda dekat, pengamatan visual relatif lebih sulit untuk dilakukan. Dalam sistem bintang ganda dekat, cahaya bintang pasangan seringkali tertutupi oleh cahaya bintang induknya. Dalam hal ini, sifat kegandaannya bisa terungkap melalui teknik-teknik pengamatan spektroskopik (spektrum cahaya) dan fotometrik (kekuatan cahaya).
Jumat 11 Januari 2002
Sirius
Sedikit cerita tentang Sirius, bintang paling terang di langit malam. Berjarak 8,7 tahun cahaya, cahayanya 20 kali lebih terang dan dua kali lebih masif (padat) dari Matahari kita. Pada tahun 1862, diketahui bahwa Sirius merupakan sebuah sistem bintang ganda yang diedari oleh pasangan yang jauh lebih redup dari bintang induknya. Bintang pasangannya--yang kemudian dinamai Sirius B--ini merupakan bintang kerdil putih (White Dwarf) yang pertama kali ditemukan.
Pada tahun 1915, observasi dan eksperimen dari W. Adams dari observatorium Mt. Wilson berhasil membuktikan bahwa Sirius B memiliki ukuran yang sangat kecil (hanya 2% dari Matahari kita), namun cahanyanya 4 kali lebih cemerlang. Temperaturnya beberapa ribu derajat lebih panas dari Matahari dan hanya sedikit lebih dingin dari bintang induknya, Sirius A.
Bintang kerdil putih umumnya memiliki massa yang hampir setara dengan Matahari kita namun memiliki diameter 40 hingga 50 kali lebih kecil dengan kerapatan (densitas) yang luar biasa tinggi. Sirius B sendiri memiliki kerapatan 90.000 kali Matahari, dan 125.000 kali kerapatan air. Satu inchi kubik material bintang tersebut memiliki berat sekitar 2,25 ton!
Sirius B hanya berdiameter 19.000 mil (membuatnya lebih kecil dari planet Uranus dan Neptunus di tata surya kita) dan 10.000 kali lebih redup dari bintang induknya. Ia mengorbit Sirius A dalam lintasan berbentuk elips (bulat telur). Pengukuran oleh K. Rakos menggunakan teleskop berdiameter 1 meter pada observatorium La Silla di Chili menemukan banyak bukti bahwa sebelum menjadi bintang kerdil putih sebagaimana keadaannya saat ini, Sirius B sempat mengalami tahapan sebagai bintang Raksasa Merah (Red Giant) pada sekitar 2000 tahun lalu. Dalam tahapan ini, Cahaya merah dari Sirius B menutupi cahaya putih kebiruan dari bintang induknya. Apabila diamati dengan mata telanjang dari bumi, saat itu Sirius akan terlihat berwarna merah terang. Ini menjelaskan mengapa dalam dokumen astronomi kuno, Sirius seringkali disebut sebagai "bintang merah".
Selasa 08 Januari 2002
Sekilas Tentang Neural Network
Dalam terminologi IT, neural network adalah salah satu cabang dari kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang berupa suatu sistem dari program dan struktur data yang bekerja dengan cara yang mirip dengan cara kerja otak manusia. Suatu Neural network terdiri dari sejumlah besar elemen pemrosesan--yang ekuivalen dengan neuron pada otak manusia--yang beroperasi secara paralel, masing-masing memiliki lingkungan pengetahuan (knowledge) sendiri dan akses ke data pada memori lokalnya masing-masing.
Aplikasi neural network umumnya "dilatih" untuk menhubungkan data berukuran besar dengan dan aturan (rule) mengenai hubungan (relasi) antara data yang satu dengan yang lainnya. Program tersebut dapat memberitahukan kepada jaringannya, bagaimana merespon suatu rangsangan dari luar (eksternal stimulus), atau untuk melakukan aktifitasnya sendiri berdasarkan data yang dimilikinya.Pada akhirnya, pengelompokan dan bobot dari koneksi tersebut akan mempengaruhi hasil akhirnya (output).
Neural network umumnya cukup efektif untuk melakukan tugas-tugas yang bersifat prediktif dalam sebuah jaringan dalam skala besar. Secara garis besar dapat dikatakan bahwa neural network di-implementasikan dalam komputer secara non-digital, namun dapat disimulasikan dalam komputer digital.
Dasar-dasar neural network pertama kali digagas oleh Bernard Widrow dari Stanford University pada dasawarsa 1950-an. Untuk saat ini, masih sangat sedikit aplikasi komersial yang menggunakan neural network. Salah satu aplikasi dimana neural network dapat berperan secara signifikan ialah aplikasi pengenalan pengenalan pola (pattern) yang kompleks, contohnya adalah pada voice recognition (pengenalan suara). Aplikasi yang banyak bersandar pada analisis data juga sering menggunakan Neural Network, misalnya pada aplikasi analisis data untuk eksplorasi minyak bumi, prakiraan cuaca, dan interpretasi dari urut-urutan nukleotida di laboratorium Biologi.
Sabtu 05 Januari 2002
Tahun Baru di Bali
Malam tahun baru di Denpasar. Sebuah panggung terbuka didirikan di perempatan jalan di dekat pelabuhan Benoa. Musik hingar bingar menghentak dari speaker yang disetel dengan volume penuh. Berkrat-krat bir dan minuman keras terserak di sekeliling panggung dikelilingi oleh anak-anak muda yang setengah teler. Beberapa pecalang (hansip adat) berpakaian tradisional setempat ikut larut dalam suasana, sementara dua orang polisi yang berjaga hanya mampu bengong menatap acara hura-hura yang digelar pemuda setempat.
Di tengah guyuran hujan di awal tahun, jalan-jalan sudah penuh dengan orang-orang yang mabuk karena pengaruh alkohol. Beberapa berjalan terhuyung-huyung, sempoyongan, ada juga yang hanya mampu menggeletak. Minuman keras di warung-warung telah terjual habis sejak sore.
Apa lagi yang bisa saya tulis? Saya tidak punya alasan untuk mengunjungi Bali kecuali untuk bersilaturahmi--dalam rangka Lebaran--dengan orangtua saya yang masih aktif berdinas di propinsi ini. Untuk berwisata, negeri ini masih memiliki tak terbilang lokasi lain yang lebih menarik perhatian untuk dikunjungi. 10 tahun bermukim di Bali bagi saya rasanya sudah cukup. Indonesia toh bukan cuma Bali.