Refleksi: Juni 2002
Rabu 19 Juni 2002
Sajadah Panjang
Ada sajadah panjang terbentang,
dari kaki buaian sampai ke tepi kuburan hamba.
Kuburan hamba bila mati.
Ada sajadah panjang terbentang.
Hamba tunduk dan sujud, diatas sajadah yang panjang ini.
Diselingi sekedar interupsi.
Mencari rezeki, mencari ilmu, mengukur jalanan seharian.
Begitu terdengar suara adzan, kembali tersungkur hamba.
Ada sajadah panjang terbentang.
Hamba tunduk dan ruku, hamba sujud tak lepas kening hamba,
mengingat Dikau sepenuhnya.
SAJADAH PANJANG
Lirik: Taufik Ismail
Lagu: Bimbo
Peluang Bisnis, Huh?
"Saya ada peluang bisnis bagus, datang saja ke sini," kata seorang teman lewat telepon pada minggu lalu, sambil memberi alamat dan waktu pertemuan. Saya--yang sudah tidak asing dengan cara mengundang semacam ini--segera mafhum dan langsung menyanggupi untuk datang tanpa banyak bertanya lagi.
Pada hari yang sudah ditentukan, saya memenuhi undangan tersebut. Seperti yang sudah saya (dan mungkin para pembaca) duga, saya segera disodori presentasi sebuah bisnis tertentu. Mereka yang sudah sukses dengan bisnis ini secara bergantian memaparkan bagaimana bisnis ini dijalankan dan seberapa besar keuntungan yang bisa dipaparkan. Dijelaskan, bagaimana sumber nafkah konvensional seperti menjadi pegawai atau wirausaha ternyata tidak memberikan hasil yang memadai untuk hidup sehari-hari, bahwa kita perlu mencari cara untuk meningkatkan penghasilan untuk memenuhi impian-impian mahal kita, dan bla, bla, bla ... Pendeknya get rich quick dengan usaha yang minimal dan modal yang besar :).
Terus terang, saya kurang tertarik dengan metode mendapatkan penghasilan seperti ini. Bagi saya, sebuah profesi bukan hanya berarti sumber nafkah, tapi juga peran kita di masyarakat. Mereka yang pernah merasakan jadi pengangguran mungkin setuju bahwa bukannya tiadanya penghasilan tapi justru merasa diri tidak berguna, baik di masyarakat maupun kelurgalah yang paling mengganggu di pikiran dan memotivasi untuk segera mendapatkan pekerjaan. Skema bisnis seperti yang ditawarkan mungkin cukup masuk akal dan OK, it's works, tapi tidak memberi nilai tambah bagi peran kita di masyarakat. Kita hanya menjadi salesman yang sibuk menjual mimpi kepada para calon "investor".
Dewasa ini ada banyak cara untuk cepat menjadi kaya tanpa banyak usaha. Menjadi spekulan mata uang, bermain di bursa saham, ikutan bisnis money game, menimbun BBM, pasang judi togel :), apapun juga. Dalam jangka pendek, ini mungkin akan menguntungkan bagi pelaku dan orang-orang di sekitarnya. Tapi dalam jangka panjang, jelas akan banyak orang yang dirugikan. Mungkin cara berpikir saya memang terlalu simpel, atau mungkin malah terlalu njelimet. Bisa jadi karena saat ini saya masih muda, belum punya tanggungan, masih "idealis" (idealisme itu perlu lho, supaya kita punya arah dalam hidup), tapi yang jelas, sebagai seorang Muslim, saya tidak bisa sembarangan menggunakan segala cara untuk mencari nafkah. Saya tentu tidak mau makan dari uang haram!
Usai presentasi (yang memakan waktu tiga jam lebih!) saya minta waktu untuk berpikir kepada pihak yang mengundang. Memang perlu waktu untuk berpikir jernih terhadap tawaran semacam ini. Tapi rasanya saya tidak perlu lama-lama berpikir. Saya sudah punya jawaban ;)
Senin 10 Juni 2002
Pemandangan di Langit Malam (2)
Gugusan bintang dengan formasi mirip belah ketupat di barat Scorpius adalah rasi Libra, sedangkan di timur Scorpius, kita bisa melihat Sagitarius. Sagitarius dapat dikenali lewat pola segi tiga yang terletk sedikit di sebelah timur "ekor" Scorpius. Dalam simbol zodiak Sagitarius yang berupa pemanah dalam bentuk kuda berkepala manusia, pola segi tiga tersebut merepresentasikan bagian atas dari kedua kaki depan kuda.
Sementara itu, pola mirip layangan di arah selatan adalah Bootes, sang gembala dengan bintang utamanya, Arcturus di ujung bawah rasi tersebut. Di awal malam kita masih bisa menyaksikan Gemini dengan dua bintang utamanya, Castor dan Pollux di ujung barat, agak ke selatan, sementara di antara Libra dan Gemini, kita bisa melihat rasi Virgo dan Leo. Tapi Gemini akan segera terbenam di Cakrawala sebelum tengah malam, sementara di waktu yang sama Capricornus dan Aquarius akan terbit dari arah timur.
Apabila kita melongok ke arah utara, kita dapat menyaksikan rasi Centaurus. Rasi yang cukup besar ini meliputi bintang Alpha Centauri yang merupakan "tetangga" terdekat tata surya kita dengan jarak 4 tahun cahaya.
Minggu 09 Juni 2002
Pemandangan di Langit Malam (1)
Di bulan-bulan musim kemarau, selepas maghrib kita di Indonesia dapat melihat rasi Scorpius di langit sebelah timur. Seperti namanya yang berarti kalajengking, pola rasi ini memang mirip dengan binatang tersebut. Tiga buah bintang yang membentuk formasi nyaris sejajar diibaratkan sebagai capit kalajengking, sementara beberapa bintang lainnya membentuk pola badan hingga ekor. Di "jantung" Scorpius, kita bisa melihat sebuah bintang terang berwarna kemerahan. Bintang itu bernama Antares yang akan menjadi bahan pembahasan kita kali ini.
Antares merupakan bintang bertipe super raksasa merah (red supergiant) berjarak 325 tahun cahaya dari Bumi. Selain merupakan bintang paling terang di rasi Scorpius, Antares juga menduduki urutan ke-16 diantara bintang-bintang paling cemerlang di langit malam. Cahayanya 3000 kali lebih cemerlang dari cahaya matahari, namun demikian memiliki temperatur yang relatif rendah (sekitar 3400 derajat Kelvin pada permukaannya). Cahayanya yang cemerlang dengan temperatur permukaan yang rendah mengisyaratkan bahwa Antares adalah bintang yang luar biasa besar.
Perhitungan terakhir menyebutkan bahwa Antares memiliki ukuran sebesar 300 kali diameter Matahari kita. Apabila Antares terletak pada posisi dimana Matahari kita berada, maka besarnya akan mencakup 4 AU/Satuan Astronomi (masih ingat tentang satuan astronomi?) atau kurang lebih 4/5 diameter orbit Jupiter sehingga planet-planet bagian dalam, termasuk Bumi kita praktis akan "tertelan" olehnya.
Antares secara perlahan-lahan melepaskan material gas dalam bentuk nebula dari permukaannya. Apabila proses ini terus berlanjut, maka ia akan terus mengecil dan akhirnya lenyap. Namun demikian, diperkirakan bintang ini tidak memiliki banyak waktu lagi. Sebelum proses ini berakhir, sebuah inti padat akan terbentuk dan selanjutnya meledakkan bintang ini sebagai sebuiah supernova. Peristiwa ini dapat terjadi dalam waktu jutaan tahun mendatang (yang hanyalah sekedipan mata untuk ukuran jangka waktu astronomi) atau bisa juga terjadi nanti malam :). So, keep watching!